Visitor

Thursday, September 26, 2013

Cerita Tentang Sedekah

Assalamualaikum.

Aku ingin bercerita sedikit saja tentang beberapa hari yang baru saja kulewati. Alhamdulillah, Allah terus memberikanku kesehatan hingga akhirnya aku bisa kembali beraktivitas seperti kuliah dan mengikuti tadabbur Al-Qur'an bersama teman akhwat di AQL. Pengalaman demi pengalaman semakin menginspirasiku untuk terus menulis. Aku juga sedang menunggu revisi dan pengeditan dari dosenku, Pak Agus--dalam naskah 'Menjemput Hidayah'. Doakan agar aku segera menerbitkannya ya.

Cerita ini memang tidak mengherankan lagi untuk kalian yang benar-benar percaya pada kekuatan doa. Sebelum aku sampai di halte biasa aku turun, aku berdoa kepada Allah agar aku dapat dipertemukan oleh seseorang atau mereka yang membutuhkan bantuanku. Ya, aku berdoa agar Allah mempermudah jalanku untuk bersedekah. Sejak kemarin, aku tak sengaja banyak menemukan buku-buku Islam tentang keutamaan sedekah. Aku jadi baru memahami, bahwa yang namanya sedekah itu tidak perlu ditutup-tutupi. Jika baik untuk diberitahukan ke teman-teman, dan mereka ikut membantu, maka pahala sedekah itu akan terus berlipat ganda. Bukankah Rasulullah sudah menganjurkan untuk mengajak pada kebaikan? Salah satunya adalah dengan bersedekah.

Aku berdoa di sela-sela adzan Maghrib. Aku mencoba untuk memejamkan mata sesaat sambil menunggu bus yang sampai di halte tujuan. Setelah sampai, aku bertemu dengan seorang ibu yang menggendong baskom besar yang tidak tahu isinya apa. Ibu-ibu tersebut terlihat sangat lelah dan kelaparan. Dan ibu tersebut terus-terusan meminta kepada segerombolan pemuda yang sedang asyik menyantap hidangan mereka. Di pinggir jalan yang agak gelap, aku mulai merogoh tasku untuk mencari beberapa lembar uang yang kusimpan sejak tadi. Masya Allah! Ibu tersebut berterimakasih padaku hingga tiga kali. Beliau terlihat sangat-sangat bahagia, matanya pun berbinar. Aku lebih bahagia. Dan sesampainya aku di rumah, aku langsung menceritakan itu kepada Allah. Sungguh, doaku terjawab sangat cepat. 

Nah, bagaimana dengan kalian? Apa doa kalian hari ini? Apakah Allah mengabulkannya?

Begini, aku pernah bertanya-tanya apakah bercerita seperti ini kepada orang lain termasuk perbuatan riya' atau pamer? Aku mulai menemukan jawabannya setelah membaca buku Ustadz Yusuf Mansur, Belajar Tentang Sedekah. Untuk yang masih penasaran, sila dibaca ya. Sangat bermanfaat, Insya Allah. Aku doakan, semoga teman-teman yang sudah memiliki niat bersedekah akan diberi jalan oleh Allah. Sebagaimana ceritaku di atas. Aku pun akan sangat senang mendoakan kalian. Doa itu tidak ada yang sia-sia. Sekali pun terasa tidak mungkin dijabah, percayalah, Allah Maha Tahu mana yang terbaik untuk kita. Kita ini manusia yang lemah. Sedang Allah yang paling memahami kita. Jadi, bergantunglah kepada-Nya. 

Wassalamualaikum.

No comments:

Post a Comment