Visitor

Thursday, July 18, 2013

5 Panggilan Allah

Assalamualaikum ya ukhti ya akhi!

Tepatnya kemarin ketika aku sedang bertarawih di masjid dekat rumahku, aku mendapatkan pelajaran baru yang kudengar dari ceramah di masjid itu. Aku tidak merasa bosan atau apalah itu namanya. Berbeda ketika dulu aku melaksanakan tarawih dan witir rasanya lama sekali dan bosan. Apalagi kalau ada ceramahnya. Tapi kali ini aku baru menyadari bahwa hal baik yang kita dengarkan dapat berbuah yang baik pula. Dan aku ingin berbagi bersama kalian apa yang sudah kudengar kemarin.

Ketika Allah menyeru hamba-hamba-Nya, memanggil untuk beribadah, Allah melakukan itu dengan sabar. Percayakah kau? Nah, apa saja sih sebenarnya panggilan Allah kepada kita itu?

1. Panggilan untuk shalat
Setiap hari kita mendengarkan adzan, dan bagi siapa pun yang mengerti artinya, pastilah akan merasakan panggilan tersebut. Allah telah memanggil kita di lima waktu setiap harinya. Tidak banyak bukan? Allah ingin mendengar doa-doa kita, Allah ingin tahu hamba-Nya ingin cerita apa. Dan sungguh, Allah tidak akan memberatkan kita. Tidak hanya shalat lima waktu saja dalam seharinya, jika kita ingin lebih dekat lagi dengan Allah, Allah telah berikan waktu-waktu yang baik untuk shalat sunnah. Misalnya dhuha, tahajud, istikharah, shalat meminta hujan, gerhana bulan, dan lain sebagainya. Allah telah memanggil kita untuk bertemu dengan-Nya di lima waktu, apakah kalian akan menerima panggilan itu?

2. Panggilan untuk puasa
Setelah Allah berikan panggilan untuk shalat, Allah juga berikan panggilan untuk berpuasa di bulan Ramadhan. Tapi tentu kita tahu, bukan hanya bulan suci saja kita dapat berpuasa. Hari biasa pun bisa, seperti puasa senin kamis. Puasa tentu menjauhkan kita dari sifat-sifat syirik dan melatih kesabaran.

3. Panggilan untuk zakat
Setelah berpuasa, kita diminta untuk menyisihkan sedikit harta kita kepada orang yang tidak mampu. Jika Allah sudah berikan rezeki, kenapa tidak kita berbagi kepada sesama? Walaupun itu hanya seribu rupiah, dua ribu, atau bahkan lima ratus rupiah, jika kita ikhlas memberinya, maka Insya Allah itu akan menjadi berkah. Allah tidak memberatkan maupun menyulitkan. Hanya saja hati kita yang masih diliputi ragu. Ragu akan kehilangan hartakah? Sungguh, di dunia ini semua milik Allah. Hanya kepada-Nya kita akan kembali.

4. Panggilan untuk haji
Nah, untuk panggilan yang satu ini sebenarnya Allah tidak mewajibkan bagi yang tidak mampu. Tapi bagi siapa saja yang sudah mempunyai uang cukup, maka sebaiknya pergilah untuk bertemu Allah di tanah suci. Sungguh, Allah akan mudahkan. Ketika aku mendengarkan tentang haji, hatiku sangat tenang dan tergerak. Aku berdoa, semoga Allah memberikanku jalan dan rezeki untuk suatu hari nanti aku pergi ke sana bersama pasanganku. Aamiin.

5. Panggilan yang terakhir
Jika Allah telah memanggil kita shalat lalu kita tidak datang, Allah sabar.
Lalu Allah panggil lagi untuk puasa, kita tidak datang, Allah sabar.
Allah panggil kita untuk berzakat, kita tidak datang juga, Allah sabar.
Allah panggil kita untuk menunaikan ibadah haji padahal mereka mampu, mereka tidak kunjung datang, Allah tetap sabar.
Hingga pada panggilan terakhir, Allah tidak bisa bersabar lagi karena Allah sudah berikan waktu di dunia yang cukup untuk umat-umat-Nya dan merasakan nikmat yang Allah berikan, namun tetap, mereka tidak datang juga. Dan inilah saatnya Allah memanggil mereka untuk terakhir kalinya.

Sesungguhnya, panggilan itu pasti datang kepada kita semua ya ukhti ya akhi. Tentunya Allah sudah banyak mengingatkan kita, tetapi apakah kita mengingat Allah di setiap waktunya? Allah sudah berikan rezeki kepada kita, lalu apakah kita bersyukur atas semua itu? Jika kita termasuk orang-orang yang mensyukuri karunia-Nya dan mengerjakan kebajikan di dunia ini, Insya Allah, ketika panggilan terakhir itu datang, kita tidak akan merasakan sakit. Allah mencabutnya perlahan-lahan. Tetapi jika ada suatu kaum yang selama di hidupnya tidak beriman kepada Allah, sungguh, ketika Allah mencabut nyawa mereka, tentu mereka akan merasa tersiksa. Karena itulah sedikit balasan bagi mereka yang ingkar. Dan itu baru pencabutan. Belum lagi jika mereka akan mulai memasuki alam kubur, kemudian menunggu hingga hari kiamat, hingga pada saat hari penimbangan amal baik dan buruk yang setelah itu adalah penentuan kita untuk masuk Surga atau Neraka.

Sungguh, janganlah kita meninggalkan panggilan-panggilan itu dari Allah. Semoga kita termasuk orang-orang yang diberi petunjuk oleh-Nya. Aamiin.

No comments:

Post a Comment