Visitor

Tuesday, January 29, 2013

Islamic Reflections

I cried because I have no shoes until I saw a man with no feet. Life is full of Blessings. Alhamdulillah.

Happiness is an inner feeling; it is the contentment and satisfaction of your soul. You are the only one responsible for your own happiness. I know many people who keep saying, “If I were richer, I would be happier,” or “If I pass this exam, I will be happier.” There is always an ‘if’ involved. Their happiness is dependent on some worldly objective in their lives, but let me assure you that even “if” this objective is reached, there will always be another one waiting, further postponing their happiness. Prophet Muhammad صلى الله عليه وسلم said: “Seek the help of Allah, and do not be frustrated. If something befalls you, do not say: If I had done this, such and such would have happened. Say: Allah decreed, and what Allah wills, He does. Indeed, the word ‘if’ opens the door for evil.” (Sahih Muslim)

quote of the day


"Mereka yang menikah karena Allah, maka Dia akan memberimu rezeki yang cukup. Mereka yang menikah karena nafsu, jika bertaubat Allah akan ampuni."

Sunday, January 20, 2013

quotes of the day


"Jangan masukkan aku ke dalam hatimu yang terdalam. Tetapi masukkan Allah terlebih dahulu. Kelak kau akan merasa ikhlas."

Thursday, January 17, 2013

quote from @felixsiauw


"Banyak cara dari halal sampai haram untuk mencintai wanita dan cara paling mulia mencintai wanita itu menikahinya karena Allah. Banyak cara dari halus hingga kejam untuk menyakiti wanita dan cara paling sadis adalah mencintainya tanpa menikahinya."

quote of the day


"Jangan mengejar ke Jepang, tetapi kejarlah Allah terlebih dahulu. Maka, semuanya akan terasa begitu mudah jika Allah menyertaimu."

Monday, January 14, 2013

puisi thesis

ini bukan sekedar menulis tentang skripsi
tetapi aku sedang berusaha belajar untuk tidak menyerah
kali pertamanya aku diberikan kesempatan untuk merasakan dunia perkuliahan
dan sejak saat itulah aku mulai belajar mandiri
tentang post yang terakhir kutulis juga masih berhubungan juga dengan thesis

aku tidak pernah bermimpi untuk pergi ke Jepang seorang diri
walaupun aku melihat banyak diantara mereka yang sudah berhasil
aku tidak akan menyerah untuk menyelesaikan tugasku
aku baru saja memulai segalanya
memang merupakan langkah awal untukku bisa terus melaju kedepan
aku bukan mahasiswi yang ingin menyegerakan masa kuliahku dengan cara yang praktis
tapi aku ingin menikmati prosesnya
bukan mereka yang hanya mengandalkan orang lain
bukan mereka yang hanya dapat menunda tugas hingga menumpuk

tentang bagaimana aku memulainya, aku akan mencoba untuk terus menggali
ilmu demi ilmu yang kucari bukan sekedar karena ingin tahu
tetapi aku ingin memahaminya dan dihargai
aku menulis juga tidak hanya skripsi
jadi kalau aku berhenti disini, berarti aku bukan bagian dari penulis-penulis yang tidak menyerah itu

Wednesday, January 9, 2013

quote from @NonieQabajah

Marriage's belong to Allah. As much as you're doing some good things, it'll never be barakah if you didn't serve your husband as a king. His responsibility to us (woman) is much bigger, if wife does show her hair, his fault, if wife doesn't make shalat and fasting, his fault, if wife does leave home without to tell to her husband, Allah and Malaikat aversion her. Subhanallah, see how much husband isn't just partner in world, even in akhirah he'll responsible of our mistakes that we did. Treat your husband as you respect your father, because he'll treat you as his dream wife as he look for, and Jannah is Allah's promise. 


Marriage

Today I just took a photo stealthy of two persons with their baby girl in bus. I know it’ll a bit blur cause they’re move but they seems happy family and what I see on them is they’re young—I bet she’s around 21 cause I see her posture and how she act to her husband and her child. And I predict her husband is around 24 or 25. Seeing a scene like that remembering me of one of my dream. That day I dreamt about a kids. They’re my kids with my husband. We’re in a Mal and my daughter wants me to buy some toys but I ignored it. And suddenly my husband try to approached her gently. A couple of minutes later, my daughter came to me and said “Let’s go home, Bunda” I grinned to my husband. 


Tuesday, January 1, 2013

Susuharai


Ada yang tahu tradisi apa yang selalu dilakukan di Jepang menjelang tahun baru?


Susuharai merupakan pembersihan menyeluruh. Dulu tanggal 13 sampai akhir bulan Desember melakukan pembersihan rumah secara keseluruhan. Sekarang banyak melakukannya pada 25-28 Desember. Menurut Tradisi kuno, rumah dibersihkan dari kumpulan debu, kotoran dan debu yang melekat selama setahun yang berkumpul di tempat-tempat yang sulit dicapai. Demikian juga, membersihkan tubuh secara jasmani dan rohani. Tujuannya adalah sebagai persiapan perayaan Tahun Baru dan menjauhkan hal yang buruk.

Ngomong-ngomong, hari ini aku juga sedang melakukan susuharai loh. Sebenarnya tidak hanya di tahun baru saja, setiap waktu senggang dan kurasa rumah sedang kurang bersih, aku mulai rajin membersihkan ruang tamu, kamar, kamar belakang, kamar mandi bahkan sampai di belakang dapur dan meja makan. Berhubung aku akan mengambil jurusan Kebudayaan, aku akan sering menulis dan mengaitkannya dengan kebudayaan Jepang.


Dan ini beberapa istilah-istilah tradisi tahun baru di Jepang:

Nengajou 年賀状
Kartu pos untuk saling berucap-ucapan di saat tahun baru di Jepang. Biasanya waktu pengiriman akan dimulai pada tanggal 15 sampai 25 Desember. Kartu ini akan dikirimkan oleh Pak Pos (dan pasukan arubaito, karena jumlahnya yang bisa miliaran) tepat pada tanggal 1 Januari. Kirim-kiriman kartu ini bisa ditoleransi sampai tanggal 15 Januari.

Bounenkai 忘年会
Lupakan taun (lalu)! Begitu kira-kira arti dari setiap pertemuan yang dimaksudkan untuk mengakhiri taun. Dengan melupakan, diharapkan prestasi yang lebih baik bisa ditingkatkan di tahun baru yang akan datang. (Aku pernah mengadakan bounenkai bersama teman kuliahku loh, sekitar akhir 2010 kalau tidak salah, menyambut tahun baru 2011)

Kodamatsu こだまつ
Hiasan dari bamboo (bambunya diruncingin) sebanyak 3 buah, dipakai sebagai hiasan di rumah pertanda tahun baru.

Matsukasari 松盛り
Hiasan dari cemara yang biasanya digantungkan di depan regol atau pintu masuk rumah orang Jepang, sebagai tanda menyambut tahun baru.

Shimekazari しめざかり
Hiasan dari cemara (dan mungkin ada bambunya juga) yang biasa digantungkan di kendaraan pribadi orang Jepang. Di samping sebagai tanda menyambut tahun baru agar beruntung.

Shimenawa 注連縄
Hiasan seperti tali sumo tingkat Yokozuna, Asashuryo atau Musashimaru dan putih zig zag. Biasanya dipasang di jinja-jinja, atau kalau kecil bisa juga dijumpai di hiasan-hiasan rumahan.

Hatsuuri 初売り
Dari kanjinya saja sudah bisa terlihat bukan? Yang pertama kanji "Hajimaru" yang artinya "Mulai", berikutnya ada "Urimasu" atau yang artinya "Menjual". Ya, penjualan pertama. Biasanya toko-toko akan menggelar sale dengan nama hatsuuri ini. Potongan harganya pun menarik hati. Peristiwa yang ditunggu tunggu oleh orang Jepang sendiri, dengan ramai-ramai antri memburu barang yang diinginkan.

Fukubukuro
福袋

Tas keberuntungan. Sebenarnya tak hanya dijumpai saat shougatsu, tapi pada saat hatsuuri tersebut, juga disediakan berbagai barang berharga yang tak bisa dibuka (mungkin diintip bisa, asal tak merusak segelnya) dengan harga yang jauh di bawah harga sebenarnya.

Toshikoshi soba 年越しそば
Soba yang dikhususkan untuk dihidangkan menjelang tahun baru (31 Desember). Katanya dengan menyantap soba keberuntungannya di tahun yang baru akan semakin yahud.

Neshougatsu 寝正月
Bobok saat tahun baru. Kanji awalnya "Nemasu" atau bisa diartikan "Tidur". Karena biasanya tahun baru orang-orang Jepang kebanyakan di rumah atau mengadakan piknik, maka bobok saat tahun baru disebut dengan neshougatsu. Kalo di Indonesia mungkin malah bobok setahun saat pergantian tahun mungkin ya.

Shougatsu ryokou 正月旅行
Piknik saat liburan tahun baru.

Shougatsu sanganichi
正月三が日

Tiga hari pertama bulan Januari. Di hari itu pula orang Jepang libur atau istirahat dari semua aktivitas kesehariannya.

Oseibo お歳暮
Hadiah atau purezento yang diberikan saat taun baru. Anak-anak kecil biasanya mendapatkannya dari keluarganya (bapak, ibu, atau kakek neneknya).

Otoshidama
お年玉

Uang jajan (untuk anak-anak) saat tahun baru. Diberikan saat tanggal 1 Januari. Dan dompet/wadahnya pun bermacam-macam bentuk dan hiasannya.

Mochibana もち花
Hiasan dari ketan atau beras dan makanan-makanan lain untuk menyambut tahun baru.

Kagamimochi 鏡餅
Mochi yang punya bentuk setengah bola (dengan diameter sekitar 5-10 cm) dengan 2 buah lekukan (mirip yuki daruma kecil), penganan dari beras ketan (jadah, kalo di Indonesia, yang tumbukannya sangat halus). Kagamimochi ini biasanya berfungsi sebagai hiasan pertanda menyambut tahun baru.

Kagamibiraki
鏡開き

Peristiwa atau acara pembukaan kagamimochi tadi. Dilakukan tanggal 11 Januari.

Osechi ryouri
おせち料理

Masakan khas tahun baru.

Sebenarnya, masih banyak lagi istilah-istilah dari tradisi yang biasa dilakukan di Jepang menjelang awal tahun. Sebegitu siapkah mereka akan menyambut tahun baru ya? Dan sebegitu repotnya mereka untuk menyiapkan segalanya untuk awal tahun? Ya, seperti pada dasarnya prinsip orang Jepang, mereka semua menyiapkan segalanya dengan sangat detail dan rumit.