Visitor

Tuesday, March 29, 2011

いまどうしてる?

こんにちは

Berhubung gue bingung mau nulis title apa untuk post hari ini jadi maaf kalau title-nya rada ngga meaning. Huah untuk hari ini, tadi pas di kelas Komposisi Bahasa, gue sempet bikin narasi sedikit demi sedikit yang ternyata lama kelamaan gue ngga bisa berhenti -_-' huwehehe. Awalnya, dosen nyuruh bikin alinea, entah itu alinea deduktif, induktif, atau penuh. Tapi gue tau sih emang pasti kalau ujung-ujungnya bikin alinea penuh otomatis itu bakalan jadi satu cerita yang panjang sedangkan dosen meminta maksimal lima kalimat. Nyes nyes.

Ini alinea yang gue bikin yang ternyata: salah!

"Hanako adalah seorang gadis miskin yang ingin cepat menikah tetapi tidak mempunyai pasangan. Tidak satupun pria mau menyunting gadis tsundere itu. Hanako tidak ramah, sombong, dan terkadang tidak peka terhadap lingkungannya. Ibunya sudah tua dan sakit-sakitan. Melihat itu, Hanako jadi berpikir bagaimana caranya untuk mendapatkan suami agar hidupnya lebih layak, teratur dan ada yang membiayai makan sehari-hari. Selama ini, ia susah payah bekerja mencari nafkah sedangkan tidak ada yang mengurus Ibunya dirumah. Ia hilang harapan, lalu pergi ke sebuah sungai. Di sungai itu ia bertemu dengan seekor kura-kura kecil yang terjepit ditepi sungai. Lalu ia menolongnya. Karena kemurahan hati Hanako, maka kura-kura tersebut dalam sekejap berubah menjadi manusia. Hanako sangat terkejut dan ia dibawa oleh dua bidadari cantik menuju Negeri Kura-Kura. Sampai disana ia bertemu dengan Raja yang tampan dan gagah. Mereka pun saling jatuh cinta dan menikah. Sebelum menikah, Raja ingin memberikan hadiah kepada Hanako. Sudah lama tidak pulang ke rumah dan bertemu Ibunda, maka Raja membawa Ibunda Hanako untuk datang ke Negeri Kura-Kura. Hanako dan Ibunya berpelukan. Hanako sangat bahagia akhirnya dapat menemukan pasangan hidup. Ia percaya pada rencana Tuhan. Pasti Tuhan akan memberikannya cinta sejati entah itu datangnya cepat atau lambat. Sekian."

Sebenernya ini salah satu karangan gue yang sedikit dikaitkan dengan cerita Urashima Hanako. Dan memang selama kelas Komposisi Bahasa, gue asyik ngerjain ini ngga bisa berhenti -...- uh yeah dan selesai lah sudah satu narasi gue yang rada sedikit rancu. Iya rancu kan? Oke, walaupun itu salah anggap aja ini adalah satu pemanasan gue untuk nulis cerita lagi! -3-

Monday, March 21, 2011

Huaaaaa long time no see!

Gyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa~ sejujurnya diriku sudah selesai menulis blog untuk hari ini dan tiba-tiba saja Select All, erase. OMG! NGGA MOOD!!!! And for my last post juga, DELETED! Itu nggak sengaja beneraaaaaaaaan huaaaaaaa makanya gue mau nangis sekarang rasanya T____T demi apapun gue bad mood abis karena tulisan ini, tulisan yang udah lama gue ketik, dan ya! KEHAPUS! sumpah sumpah jadi bingung mau ngomong apa .___. AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA~

Dan ya kalian tahu? Gue sedang membuka inbox di Hotmail, sedangkan juga gue lagi mau baca inbox itu dan yaaaaaaaaa kehapus lagi ._. Ada apa sih dengan gue hari ini? Ada Apa? Ada apa denganmu #nowsinging sudah sudah gue bakalan tambah stres dengan hal kecil macam ini, gue juga sedang sibuk me-reject call dari nyokap karena gue udah disuruh balik kerumah sedangkan gue lagi asik browsing di warnet. Huaaaa maafkan aku Ibunda bukan maksud Adinda ini tapi tapi tapi tunggu sebentar Adinda lagi asik nulis nih #bah

Berhubung gue ngga tahu lagi mau nulis apa dikarenakan tadi gue nulis udah panjang lebar dan mendadak kehapus sendiri jadi ya apa ya? Gue akan sedikit menceritakan tentang pengalaman gue selama berada di Enjuku. Yap, yang pertama gue ikut audisi Kepengurusan Enjuku dan belum dapat kabar sama sekali sampai detik ini, belum tau gue lolos atau tidak. Dan belum dapat kesempatan juga untuk speech di depan, huehehehe *wink* sepertinya kalau gue dapat kesempatan speech Sabtu depan, gue akan curhat ._. mau ngomong apa lagi dong abisnya bahkan gue ngga tau harus speech apa nanti, mungkin gue akan sedikit curhat tentang ke-tidak-pede-an gue yang sempat datang selama gue jadi anggota Enjuku.

Kedua. Gue lagi seneng banget sama salah satu sensei yang terlihat masih muda dan segar *lho* yap, namanya Aki Shimasu. Doi asik kalau lagi ngajar, nggak bikin ngantuk, seru, jiwa mudanya kelihatan banget, nggak membosankan, dan yang terpenting adalah jauh beda sama sensei sebelumnya yang ngajar Kaiwa. Karena sebenernya, mata kuliah Kaiwa itu harusnya diajarkan oleh sensei yang memang berkewarganegaraan Jepang langsung. Karena mengapa? Dengan sensei dari luar, berarti kita jadi lebih merasa tertantang karena pengetahuan bahasa Indonesia mereka sangat sedikit *nggak juga sih* nah, itu yang membuat suasana kelas lebih "hot" apalagi Aki Sensei cantik. Oke, selamat kepada para mahasiswa yang bisa sekalian cuci mata. Dan bagi mahasiswi, kami sedang menunggu sensei macam Suda Sensei atau yang lainnya. Beneran. Itu kalau sampe ada sensei yang lebih kinclong lagi dari doi, gue ngga kedip kali. XD

Sekian cuap-cuap dari saya. Lain waktu saya sambung. DA!