Visitor

Sunday, February 20, 2011

i love my dad, so i reblogged it

At age 8, your dad buys you an ice cream. You thanked him by dripping it all over his lap. When you were 9 years old, he paid for piano lessons. You thanked him by never even bothering to practice. When you were 10 years old he drove you all day, from soccer to football to one birthday party after another. You thanked him by jumping out of the car and never looking back. When you were 11 years old, he took you and your friends to the movies. You thanked him by asking to sit in a different row. When you were 12 years old, he warned you not to watch certain TV shows. You thanked him by waiting until he left the house. When you were 13, he suggested a haircut that was in fashion. You thanked him by telling him he had no taste. When you were 14, he paid for a month away at summer camp. You thanked him by forgetting to write a single letter. When you were 15, he came home from work, looking for a hug. You thanked him by having your bedroom door locked. When you were 16, he taught you how to drive his car. You thanked him by taking it every chance you could. When you were 17, he was expecting an important call. You thanked him by being on the phone all night. When you were 18, he cried at your high school graduation. You thanked him by staying out partying until dawn. When you were 19, he paid for your college tuition, drove you to campus carried your bags. You thanked him by saying good-bye outside the dorm so you wouldn't be embarrassed in front of your friends. When you were 25, he helped to pay for your wedding, and he told you how deep he loved you. You thanked him by moving halfway across the country. When you were 50, he fell ill and needed you to take care of him. You thanked him by reading about the burden parents become to their children. And then, one day, he quietly died. And everything you never did came crashing down like thunder on your heart.

@heyelva

Monday, February 7, 2011

my hair ;___(

RAMBUTNYA PANJANG DAN BAGUS....................


Gue tau gue orangnya super-random-2011 dan itu sebabnya kadang kala gue rindu saat masih punya rambut panjang. Kalau lagi short-hair gini suka dikatain sama temen gue "buci" EH MAKASIH YA YANG UDAH NGATAIN GUE BUCI LIAT LO PADA KALO RAMBUT GUE UDAH PANJANG LAGI -____- gue menyadari itu ketika rambut gue panjang gue gerah males ngerawat dan lain sebagainya tapi dikarenakan waktu itu gue sempet tekanan (baca: stres) alhasil gue cabut ke salon langganan gue buat potong rambut. Semua jadi serba segar tapi ya mak tolong deh kependekan booo gue merasa aja gitu agak aneh begitu ngaca di cermin. Tapi gpp deh mungkin ada baiknya gue babat abis rambut gue supaya ngebuang rambut kering gue yang suka bau matahari -..- (KATA RIYANTI ETANIA)

Tunggu, kalian belum kenal mbok satu itu ya? Oke oke saya perkenalkan ya. Namanya Riyanti Etania dan dia adalah satu-satunya teman sepanjang masa saya yang ppfft. SENSOR YAK! Ada beberapa scene (bahasanya terlalu dramatis banget) yang gue suka banget saat bersama doi.

#SCENE1 (#KORBAN1)
Kami sedang berada di satu ruangan ber-AC yang kok panas ya? Apa karena kebanyakan orang? Oke, intinya gue bosen. Bosen parah dan ngantuk dengerin beberapa Sensei ngomong didepan di acara SaraSehan. Gue ngga ngerti apa yang terjadi sama gue saat itu yang jelas gue lagi emosi banget. MAKLUM YA CEWE LABIL. Kok bangga? Ih! Doi lagi iseng ngundus ke gue kayak kucing, dan refleks aduh maaf ya saya frontal nih ehm jambak rambutnya doi tapi ngga terlalu kasar dan kencang kok. Seriusan ._. brb ke toilet gue saat itu beneran ngga tau lagi kenapa bisa kaya gitu wew dan Fei juga sedikit kaget ngeliat gue. Sumpah ekspresi wajahnya Fei bikin gue takut puhleaseee gue ngga bermaksud begitu kok. Ehem.

#SCENE2
Makan bareng di kelas waktu itu. Gue kebetulan lagi laper parah juga sih. Dan, ada Sensei! Lanjuuuut gue dan doi makan diluar kelas, sebenernya kita pernah suap-suapan ngga sih disitu? Hehehe ;p

#SCENE3
Suasana romantis. Berdua bareng doi nonton K-drama. My Crazy Love. LOL!!! Gue sama doi ngakak parah nonton movie itu. Gila gila gila, baru pertama kali sih gue nginep bareng doi berdua aja, dan saat itulah juga gue ngerasa doi nusuk gue banget. Ada beberapa hal yang gue sempet ceritain ke dia dan saat itu gue bener-bener ngga tau harus berbuat apa. Semua yang diomongin sama doi seakan nusuk gue. Dalem. Sekarang gue ngerti kenapa ada orang nggak bisa percaya sama orang baru. Saat itulah, gue berterimakasih banget sama doi.

Gue sama cowok ini eh salah maksudnya cewek, lagi menggebu-gebu banget buat ke? DUFAN. Bahkan kita sempet ngebayangin apa aja yang bakal kita naikin, kesana pake apa, pake baju apa, makannya gimana, dari jam berapa sampe jam berapa, berapa foto yang kita taken, dan lain sebagainya. GILA! UAS BELUM SELESAI TAPI UDAH MIKIRIN KE DUFAN -____-

Sunday, February 6, 2011

Kwms chapter 57

OURMANGA KENAPA??? KOK NGGA BISA DI VIEW? Takumi-kun di Kwms chapter 57 JADIAN sama Misaki-chan. WHOAAAAAA! Gue geregetan sendiri baca manga-nya. I am really curios and I would like to have a few sugestions about him from the readers. Well, my favorite manga guy is Takumi-kun from Kaichou wa Maid-sama! He's hot and actually day-dreaming-guy hohoho selain itu dia pintar masak, pintar ngegombal -____-, romantis udah pasti, jago olahraga, dan secara fisik, Takumi-kun sudah sempurna banget. Yey, gue cuma berharap ada sosok seperti dia yang jadi kenyataan, ngga cuma bisa dibaca dan ditonton doang, tapi juga bisa disentuh (lho?)

Berbicara tentang dia, gue jadi ingat salah satu scene yang membuat gue envy banget. Seriously. Sepertinya gue masih sedikit trouma sama cowok karena kebanyakan dari mereka yang gue temuin selalu saja menyakiti perasaan gue *curhat colongan* dan sampai detik ini gue masih merasa ngga mungkin untuk nemuin sosok yang benar-benar gue idamkan. Tapi, ngga ada salahnya juga sih kalau gue bisa memberikan kesempatan dan mencoba hal yang baru. Oke oke ini jadi curhat pribadi. Tadinya kan kita lagi ngomongin si ganteng kok malah jadi curhat STOP PLEASE. Hahaha.

Kadang, dari manga maupun anime, dorama dan sebagainya, gue bisa introfeksi diri sendiri dan sepertinya ada sesuatu yang gue ambil dari apa yang gue baca dan gue lihat. Seperti tokoh utama dalam Kwms, Misaki. Dia sosok cewek yang tsundere dan keren. Gue sangat mengagumi dia. Walaupun gue sadar, ada beberapa sifat Misaki yang ternyata SAMA kayak gue. Dan gue mengambil kesimpulan kalau cewek seperti dia akan sangat sulit untuk didapatkan, tapi tetap aja doi ngga bisa ngebohongin perasaannya sendiri kalo doi jatuh cinta sama Takumi-kun.




"Important things aren't even said."

"As long as I'm with you, no matter what I do or where I am, I will be happy." - Takumi

Wednesday, February 2, 2011

New hair cut for Gong Xi!

Saya lagi sibuk uas ye ye ye dan saya bingung kenapa semenjak saya potong rambut jadi tambah atama ga warui (lho?) dan ya sejujurnya gue merasa potongan rambut yang ini jadi jauh lebih baik dari sebelumnya. Moe, ada yang menyebut gue seperti itu. Makasih. Tapi gue lebih senang lagi kalau sekarang tingkat pertumbuhan rambut gue semakin cepat panjang dari biasanya. Oh My Goodness, gue mau rambut gue panjang. Sukoshi. Ngga minta banyak kok. DUA SENTI AJA. Onegai. Gue merasa ini kependekan. Rrr!

Goals for Gong Xi:
1. Semoga saya siap dengan hasil uas.
2. Semoga bisa cepat baca manga Kwms.
3. Semoga hasil uas saya memuaskan.
4. Semoga saya sanggup melihal hasil uas Linguistik.
5. dan masih banyak lagi

Hirano-chan really really makes me going crazeeeeeeeeeeh now! Usui-kun, rasanya ngga sabar ingin melihat dia lagi di manga, JADIAN SAMA MISAKI-CHAN? Brb nangis. Oke, lebay. Gue harusnya mendukung dia dengan Misaki-chan. Karena gue tau sebenernya mereka pasangan yang sangat cocok. COCOK BANGET. Gue mau nangis rasanya kalo baca manga dan nonton anime Kwms, anime pertama gue dan manga pertama yang bisa bikin gue geregetan sendiri. Dan bicara tentang new hair cut, seperti yang biasanya dikatakan orang setelah mereka potong rambut karena stres, semua terasa lepas begitu saja, seolah-olah gue merasa ini adalah jalan terbaik untuk menghilangkan stres gue dari hal-hal seperti sepatu, laptop. Ah kalian belum tahu bagaimana gue menangis hanya untuk sebuah sepatu dan dilanjutkan dengan laptop gue yang tiba-tiba restart sendiri. Oke later on, gue akan coba posting tentang sepatu. Yeay !

Dan, masih ada yang mau bikin gue stres? Ada. Linguistik. Oke jangan dibahas lagi, gue muak sendiri. Kalian tahu? Gue menggunakan tehnik sakubung gue dengan sedikit logika (cinta emang pake logika) - Andrew F.G TADI PAGI GUE MASA LAGI NGEBAHAS LINGUISTIK COBA JAWAB PAKE LOGIKA DISAMBUNGIN KE CINTA PAKE LOGIKA -_________- ANDREW STRES! Oke, balik ke topik awal. Sampe mana tadi? Oh. Itu. Linguistik, iya jadi gue menggunakan tehnik sakubung gue yang oke itu konyol dari sekian nomer yang gue yakin itu bener hanya dua soal. DUA SOAL. Nyeees. Gue sama sekali ngga ngerti Linguistik.

Dari sekian banyak yang membuat gue stres dan akhirnya potong rambut, sepertinya hanya cerita sepatu lah yang mampu membuat gue sampai NANGIS. Rawr, gue galau. Gue stres. Gue bingung. Gue linglung sendiri. Bagaimana nasib sepatu itu? Haruskan aku menjualnya? Tapi aku tidak berbakat dalam dunia dagang-mendagang? Haruskah aku memakai sepatu itu ke kampus dengan diselipkan tissu didalamnya agar muat di kaki ini? Oh tidak, saya stres.

"Gue boleh potong rambut lagi ngga?"
"MAU SEPENDEK APA LAGI OKTAAAAAAAAA! RAMBUT LO UDAH PENDEK BANGET!"
"Iya abisnya stres, gundulin aja gimana."
"Abis itu lo beli wig ya."
"T_______T"


To be continue...